Sejak awal tahun 2017, pasar kriptocurrency tumbuh sangat pesat. Pada akhir 2016 saja, kapitalisasi total pasar kripto-currency mencapai $ 14 miliar dan dalam beberapa bulan saja naik menjadi $ 135 miliar sampai saat ini!

Harga Bitcoin dan Ethereum secara mengejutkan mencapai ATH dan pertambangan/mining uang digital menjadi menguntungkan dan para penambang ini pun secara besar-besaran membeli sebanyak mungkin graphic card untuk meraup keuntungan dari lonjakan harga Bitcoin dan Ethereum.

Kepopuleran mining ini menyebabkan kurangnya graphic card di berbagai negara hingga kenaikan harga pada graphic card karena banyak para penambang yang mencarinya. Kekurangan ini membuat produsen seperti Nvidia dan AMD menyadari bahwa ada pasar lain yang lebih menguntungkan untuk graphic card, dan hal itu adalah pasar pertambangan kripto-currency.

Menurut sebuah artikel di MarketWatch, CEO Nvidia Jensen Huang menyatakan bahwa pasar pertambangan kripto-currency berpotensi menjadi lahan yang menguntungkan untuk Nvidia.

Mr. Huang menyatakan:

Crypto hadir dan akan hidup, dan marketnya akan tumbuh menjadi besar. Hal ini tidak mungkin akan hilang dalam waktu dekat. Akan ada lebih banyak lagi mata uang yang muncul, mereka akan muncul dari berbagai negara … Kami sangat dekat dengan market, dan memahami dinamika ini dengan sangat baik.

Aspek yang paling menarik dari keseluruhan deretan pertambangan kriptocurrency adalah potensi pengembangan GPU untuk pertambangan. Sementara ini para pejabat Nvidia masih menolak untuk berkomentar mengenai rumor bahwa produsen graphic card terkenal tersebut mengembangkan GPU yang dibuat khusus untuk pertambangan kriptocurrency, Huang baru-baru ini mengisyaratkan kepada para analis bahwa perusahaan tersebut menawarkan penambang koin SKU “penambangan koin khusus yang dioptimalkan untuk pertambangan.”

Perlu kalian ketahui bahwa berkat pertambangan yang sedang booming ini, saham AMD juga meningkat dari hasil kenaikan penjualan graphic card.

 

2 COMMENTS